17 February 2014

Ceritanya...


Apa sih? Apa yang terjadi seminggu lalu? Jika pertanyaan itu membawa anda untuk menjawab “Oh, saya resmi jadian sama si dia”(memang pada saat itu lagi bertepatan dengan malam minggu), terlepas dari sentiment saya sebagai seorang lajang sebaiknya anda simpan saja memori itu sendiri. Namun, sebagai fans Liverpool pastinya anda mengetahui apa yang terjadi pada Sabtu 8 Februari 2014. Seminggu lalu. Tak diduga dan diluar ekspetasi memang,seminggu lalu tepat kita diluar dugaan menghajar penguasa klasemen pada saat itu, Arsenal dengan skor telak 5-1. Iya, 5-1.

Bermain di Anfield rasanya tidak cukup menjamin (untuk meraih kemenangan atas Arsenal minggu lalu), bahkan perasaan “Kalah sebelum Perang” sudah menggelayuti benak para fans Merseyside Merah sebelum hari-H pertandingan. Rekor bagus Arsenal yang tak pernah kalah di Anfield sejak 2006/07 akhirnya tumbang dengan indah. 5-1. Iya, skor akhir 5-1 untuk tuan rumah, tim tercinta Liverpool FC. Rodgers tau betul bagaimana cara mengakhiri hoodoo (rekor buruk) dengan meninggalkan kesan. Sebelumnya kita tau bahwa LFC tak pernah menang lawan Tottenham Hotspur di White Hart Lane dalam 5 pertemuan terakhir di liga. Desember silam, Rodgers berhasil mengakhirnya dengan cara yang luar biasa dengan membawa tim menang 5-0. Hasil yang sontak membuat AVB kehilangan pekerjaannya secara instan dan digantikan oleh seorang manager yang sebenarnya lebih mirip guru penjaskes yang pervert bernama Tim Sherwood.

Minggu ini, kita akan dihadapkan kepada lawan yang sama. Iya, yang kita kalahkan 5-1 itu, Arsenal. Namun diajang yang berbeda, di babak 16 besar Piala FA. Seusai away day ke Craven Cottage menghadapi tuan rumah Fulham, dimana kita sukses menggondol poin tiga lewat kemenangan tipis 3-2 yang ditentukan oleh eksekusi titik putih Sang /|8|\ di menit2 akhir. Tim akan meneruskan perjalanan dari London Barat menuju ke Utara, ke Emirates Stadium markas Arsenal. Jelas, minggu padat tengah dijalani oleh Stevie G dkk saat ini.

Namun, kondisi sekali lagi akan berbeda. Selain karna faktor kandang, Klub sebesar Arsenal jelas akan cepat Move on dari memori buruk yang mereka alami tepat seminggu lalu. Duet gelandang “magis” mereka, Mesut Ozil dan Santi Cazorla dikabarkan telah kembali pulang ke Bumi Meriam setelah terakhir kali mereka tengah melakukan pemanasan sebelum pertandingan di Anfield minggu lalu, setelahnya mereka menghilang entah kemana. Benar-benar “Magician” dalam pengertian yang sebenarnya.

Jack Wilshere, jika dimainkan nanti jelas akan dimainkan sebagai seorang box-to-box midfielder sebagaimana Wenger dan fans Meriam harapkan dari dirinya. Tidak seperti minggu lalu dimana ia bermain sebagai Pocket-to-Pocket midfielder, lantaran menghabiskan waktunya lebih banyak didalam saku belakang rekan sejawatnya, Jordan Henderson dan idolanya, Steven Gerrard secara bergantian pada minggu lalu. Mertesacker dan Koscielny kabarnya sudah sepakat untuk berbicara satu bahasa pada pertandingan nanti melawan kita, entah bahasa apa itu. Tidak seperti minggu lalu ketika mereka berdua kelihatannya saling mencoba berkoordinasi dan berkomunikasi namun gagal total. Nacho Monreal a.k.a Andre Santos dari Spanyol (begitu teman gooner saya menyebutnya setelah pertandingan minggu lalu), kemungkinan akan coba diganti perannya oleh First choice left back, Kieran Gibbs. Si penjaga gawang dengan nama yang susah dilafalkan dan diketik tanpa menggunakan bantuan Google, berusaha semaksimal mungkin untuk menghindari lelucon yang sama pada dirinya. Untuk menghindari tengsin ketika ia ditanyai “pukul berapa sekarang?” oleh orang sambil lalu. Berkaca pada hasil minggu lalu, jawabnya : Five past Szczesny.

Sudah ah, pada akhirnya seperti apa yang Brendan Rodgers ungkapkan selepas derby Merseyside 28 Januari silam bahwa momen2 indah kala bersua rival boleh saja dibanggakan dan terus diingat, namun tidak perlu secara berlebihan. “This is a humble club. So, no need to make a DVD of it.” Ups.
Stevie cs harus menatap laga esok layaknya sebuah lembaran baru. Tanpa mengesampingkan fakta bahwa mereka adalah tim yang sama yang kita bobol 5 kali berbalas satu pada minggu lalu.
Para pemain memang harus sejenak melupakan (skor 5-1 tersebut). Namun, bagi kita para fans, ah rasanya tak wajib. Ceritanya, seminggu lalu, lawan Arsenal…kita menang 5-1. Iya, 5-1.

*Ps : Artikel ini ditulis Sabtu malam, 15 Februari 2014. Hari H-1 pertandingan dan hari H+1 Valentine,hari “kasih sayang” berkedok misi dagang para penjual bunga dan produsen cokelat*

Written by: @demas_sasongko

1 comment:

  1. Tapi akhirnya Gooners balas dendam. .mengecewakan. . .hmmm

    ReplyDelete